Telkomsel Layanan Data Trafik Melonjak Pesat Saat Pemilu 2024

Disaat Pemilu Trafik layanan data alias payload operator seluler “pelat merah” Telkomsel naik pada momen pemilihan umum (Pemilu) 2024 pada Rabu (14/2/2024) lalu.

Dibanding hari biasa, peningkatan payload itu disebut mencapai 8,41 persen. Telkomsel mengatakan bahwa lonjakan trafik terbesar berasal dari layanan game yang disebut meningkat 17,70 persen, serta pemanfaatan layanan akses video yang diklaim meningkat 13,20 persen dibanding hari biasa.

Beberapa kategori layanan data lainnya juga mengalami peningkatan payload dibanding hari biasa, seperti media sosial (9,80 persen), web browsing (9,40 persen), hingga layanan komunikasi seperti chat, messaging, dan lain sebagainya (4,56 persen).

Terkait media sosial, Telkomsel turut mencatat adanya peningkatan aktivitas akses pada sejumlah aplikasi di kategori tersebut tepat di momen Pemilu 2024, apabila dibandingkan dengan hari biasa. Beberapa di antaranya yang mengalami peningkatan meliputi TikTok (21 persen), Instagram (13,7 persen), WhatsApp (6,5 persen), Facebook (6,2 persen), hingga YouTube (4,2 persen).

Berbicara peningkatan, sehari sebelum momen Pemilu 2024, trafik layanan suara juga disebut naik hingga 10,4 persen dibandingkan hari biasa. Meski demikian, trafik layanan pesan singkat (SMS) disebut menurut 5 persen.

Telkomsel mengatakan bahwa peningkatan trafik layanan data ini didorong oleh banyaknya informasi mengenai Pemilu 2024 yang mengalir via layanan data Telkomsel, terutama informasi soal hasil hitung cepat (Quick Count).

Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya payload layanan data Telkomsel di sejumlah titik keramaian yang ada di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

Beberapa di antaranya seperti titik-titik di KPU Kabupaten Merauke yang naik sekitar 269,6 persen, KPU Kabupaten Boven Digoel dengan 42,9 persen, KPU Daerah Bener Meriah dengan 37,2 persen, hingga KPU Daerah Samosir yang naik sekitar 23,5 persen dari hari biasa.

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono menyebut bahwa peningkatan payload ini sebelumnya sudah diantisipasi dengan melakukan optimalisasi jaringan di sejumlah titik yang diprediksi menjadi titik-titik ramai di momen Pemilu 2024.

Lebih detail, optimalisasi jaringan Telkomsel dilakukan pada sekitar 680 titik keramaian, termasuk titik operasional KPU, Bawaslu, hingga lokasi penting lainnya yang berpotensi menjadi fokus perhatian selama pemilihan.

Selain itu, Telkomsel juga telah menyiapkan 13 Posko yang tersebar di seluruh wilayah kerja perusahaan untuk memonitor kesiapan jaringan secara intensif dan real-time. “Guna mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024, Telkomsel telah berhasil memastikan kesiapan infrastruktur jaringan sehingga seluruh layanan komunikasi digitalnya berjalan lancar tanpa gangguan ataupun kendala yang berarti,” kata Saki dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Selasa (20/2/2024).

“Komitmen Telkomsel dalam kesiapan infrastruktur jaringan ini sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI untuk dapat terus menjaga Quality of Service (QoS) selama perhelatan Pemilu 2024,” pungkas Saki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *